Efektifitas scaffolding

02 2016
Jun

Dalam membangun sebuah rumah hal yang harus diperhitungkan adalah perancah/stager, dalam penggunaan perancah adalah ke efektifan dari perancah itu sendiri, Perancah disusun apabila pekerjaan konstruksi gedung sudah meraih ketinggian 2 meter dan tidak sanggup dijangkau oleh pegiat. Perancah adalah work platform sementara. Pada beberapa negara Asia seperti RRC & Indonesia, bambu tetap digunakan sebagai perancah.

Perancah (scaffolding) adalah uni struktur sementara secara digunakan untuk menahan manusia dan bahan dalam konstruksi ataupun perbaikan gedung & bangunan-bangunan besar lainnya. Biasanya perancah berupa bentuk suatu sistem modular dari pipa / tabung logam, dengan demikian mempunyai kekuatan untuk menopang beban yang ada di atasnya. Dalam pengerjaan uni proyek, butuh ataupun tidaknya penggunaan scaffolding bisa tergantung terhadap pemilik proyek. Karena adanya perbedaan renggangan biaya menggunakan buluh dan scaffolding. Scaffolding digunakan sebagai pengganti bambu dalam mendirikan suatu proyek. Pelajaran penggunaan scaffolding itu adalah penghematan ongkos dan efisiensi waktu pemasangan scaffolding.

Penggunaan bambu sebagai perancah dapat mengulur waktu lebih lama karena proses perakitan memakan waktu yang lama, selain itu biaya yang dikeluarkan cukup menguras dompet, setelah penggunaan bambu akan terbuang percuma.

Sedangkan penggunaan scaffolding dapat menghemat dana dan waktu, karena sekarang sudah banyak tempat yang menjual atau menyewakan scaffolding. perakitan scaffolding pun tidak memakan waktu yang lama tidak selama perakitan bambu sebagai perancah.

Light Group Indonesia melayani penyewaan scaffolding diwilayah Yogyakarta, ( meliputi Yogyakarta, Bantul, Sleman, Gunung Kidul, Kulon Progo, Wonosari ),