Biaya Dak Keraton VS Dak Beton

09 2015
Mei

Biaya Dak Keraton lebih ekonomis dibandingkan dengan Dak Beton, ini buktinya.

Hal ini karena, Dak Beton dibentuk dari material : pasir, batu pecah dan semen kemudian diberi tulangan besi baja dengan tingkat ketebalan tergantung luas bentangan, semakin luas tentunya membutuhkan tingkat ketebalan yang berbeda. Belum lagi dengan persiapan untuk membuat Dak Beton yang memerlukan papan dan tiang yang berfungsi sebagai cetakan Dak Beton.

Untuk mementukan ketebalan Dak Beton sebenarnya ada rumus yang dapat digunakan, yaitu : 1/40 x L. L adalah lebar bentang lantai, misal : luas 4m x 4 m, dengan rumus 1/40 x 4m = 0,1m (10cm). Jadi untuk bentang lantai 4m x 4m diperlukan Dak Beton setebal 10cm.

Sedangkan untuk Tiang Kolom (Balok) dapat dikenakan rumus, yaitu : 1/12 x L. Dengan luasan 4m x 4m, diperlukan kolom 1/12 x 4m = 0,33 (33cm).

Bila menggunakan Dak Keraton (ceiling brick), maka pemakaian Cor beton dapat dihemat hingga 60%. Hal ini karena pengecoran beton hanya dilakukan pada lapisan diatas ceiling brick ( setebal 1-3cm) dan celah antara satu keraton dengan keraton lainnya.

Tulangan baja yang digunakannya pun juga lebih sedikit karena menggunakan sistem tulangan searah, dan tidak perlu membuat anyaman besi yang relatif lama.

Dengan Dak Keraton, selain biaya material yang lebih hemat, biaya tukang pun menjadi lebih hemat.